Bagi pengguna windows, virus sesuatu yang membuat kepala jadi pusing. Ulahnya kadang aneh-aneh. Kadang merubah file, meng-hidden folder, menghapus isi hardisk, dan lain-lain. Bahkan ada yang sangggup membunuh Bios. Berikut, cara mencegah virus yang biasa saya lakukan. Misalnya:
Harddisk ekternal menjadi tempat yang paling cocok untuk menyimpan data-data kesayangan kamu. Nah, jika file tergolong kecil, dapat di simpan pada situs sejenis Picasa Web Album (gambar) atau Docstoc (dokument). File sharing seperti uploading.com, RapidShare, Ziddu, juga jadi tempat yang cocok, jika kamu memiliki akun premium.
Pasang DeepFreeze
Software untuk membekukan partisi, sehingga directory tidak akan terkena virus. Segala perubahan, jika DeepFreze masih terpasang, akan dianggap tidak ada. Software ini juga biasa dipakai warnet-warnet. Sejenis dengan ini, yaitu “ShadowDefender.”
Anti virus “yang paling canggih” adalah “yang paling ter-update.” Luangkan juga waktu tiap minggu untuk men-scan.
Kunci dengan ExeLockdown
Software yang mampu menghalau file eksekusi (*.exe, *.inf, *.msi) jika partisi tertentu dikunci. Bedanya dengan DeepFreeze, pada ExeLockdown masih dapat dihapus.
Jika PC kamu terhubung dengan internet, ada baiknya software firewall juga dipasang. Comodo firewall atau BlackIce, lumayan bagus untuk menghalau iklan dan virus-virus dari internet.
BackUp Darurat? Kondisi Windows sudah parah total. Saya menggunakan XP-Live untuk mengatasi. Windows cadangan yang bisa dijalankan dengan Live-CD. Setelah masuk, gunakan fitur sejenis dengan windows eksplorer. Data antar partisi, juga bisa pindah ke flash, karena flash bisa terbaca dengan software tersebut.
BackUp Darurat? Kondisi Windows sudah parah total. Saya menggunakan XP-Live untuk mengatasi. Windows cadangan yang bisa dijalankan dengan Live-CD. Setelah masuk, gunakan fitur sejenis dengan windows eksplorer. Data antar partisi, juga bisa pindah ke flash, karena flash bisa terbaca dengan software tersebut.
Mengatasi virus. Ada yang lebih setuju dengan cara install ulang.. Bersih 100%? Pasti tidak... Anda dapat melakukan beberapa langkah sebelum install ulang. Misalnya dengan menghapus folder “system restore” dan “recycle” yang biasa ter-hidden. Dua tempat tadi, menjadi tempat sembunyi virus. Jadi install ulang, bukan solusi yang akurat.
Selain fitur backup, ada juga fitur sebagai berikut; recovery, hardisk repair, dll. Kalo kamu tau Hiren Live CD, mungkin XP-Live adalah tandingan yang tepat.









