Sekilas Tentang Adobe® Flash® Player
Adobe® Flash® Player adalah cross-platform browser berbasis aplikasi runtime, yang memberikan tampilan aplikasi ekspresif (streaming) pada; konten, tampilan (screen) video dan browser.
Adobe® Flash® Player adalah cross-platform browser berbasis aplikasi runtime, yang memberikan tampilan aplikasi ekspresif (streaming) pada; konten, tampilan (screen) video dan browser.
Salah satu keunggulan flash player, adalah tampilan yang dapat maksimum, namun hanya membutuhkan "power" yang sedikit. Pada game-game berbasis streaming--misalnya Zinga pada facebook, flash sangat dibutuhkan untuk meningkatkan performa tanpa membuang bandwith yang terlalu besar. Sedangkan Flash Player pada layar mobile untuk pengoptimalan performa penggunaan yang lebih kaya dan lebih mendalam, dengan space data yang lebih sedikit.
Ada perbedaan antara Flash Player (*.flv) dengan Shockwave Player (*.swf). Dari penjelasan pihak Adobe® Corp, Flash Player menampilkan konten seperti; web aplikasi, periklanan online, animasi dengan menggunakan Flex. Pada masa yang lalu, untuk membuat flash, dapat menggunakan Macromedia Flash Player (FX, 2004). Sedangkan tampilan Shockwave dibuat menggunakan Adobe Director® Software, atau pada masa lalu dengan Macromedia Shockwave. Tentu saja hasilnya aplikasi high-end seperti; game multi-user tingkat tinggi, simulasi 3D, aplikasi pelatihan, serta entertaiment online.
Pada aplikasi windows sendiri, Flash Player yang digunakan harus sesuai antara OS dan Browser. Misalnya, Windows 7 menggunakan Mozilla Firefox, tentu berbeda dengan Internet Explorer 8, pada instalasi Flash Player. So, jangan keliru memilih flash mana yang cocok untuk browser kamu.

Sumber Adobe® Flash® Player (14/12/12), menyebutkan, penggunaan miminum Adobe Flash Player 11 pada browser sebagai berikut; Internet Explorer 7.0 ke atas, Mozilla Firefox Versi 4.0 ke atas, Google Chrome dan Safari Versi 5.0 ke atas, serta Opera 11. Ada pun secara umum, Adobe Flash Player 11 sudah support beberapa OS, diantaranya; Windows, linux, solaris dan Macintosh.
Ada perbedaan antara Flash Player (*.flv) dengan Shockwave Player (*.swf). Dari penjelasan pihak Adobe® Corp, Flash Player menampilkan konten seperti; web aplikasi, periklanan online, animasi dengan menggunakan Flex. Pada masa yang lalu, untuk membuat flash, dapat menggunakan Macromedia Flash Player (FX, 2004). Sedangkan tampilan Shockwave dibuat menggunakan Adobe Director® Software, atau pada masa lalu dengan Macromedia Shockwave. Tentu saja hasilnya aplikasi high-end seperti; game multi-user tingkat tinggi, simulasi 3D, aplikasi pelatihan, serta entertaiment online.
Pada aplikasi windows sendiri, Flash Player yang digunakan harus sesuai antara OS dan Browser. Misalnya, Windows 7 menggunakan Mozilla Firefox, tentu berbeda dengan Internet Explorer 8, pada instalasi Flash Player. So, jangan keliru memilih flash mana yang cocok untuk browser kamu.

Sumber Adobe® Flash® Player (14/12/12), menyebutkan, penggunaan miminum Adobe Flash Player 11 pada browser sebagai berikut; Internet Explorer 7.0 ke atas, Mozilla Firefox Versi 4.0 ke atas, Google Chrome dan Safari Versi 5.0 ke atas, serta Opera 11. Ada pun secara umum, Adobe Flash Player 11 sudah support beberapa OS, diantaranya; Windows, linux, solaris dan Macintosh.
| OS | Browser | Version |
|---|---|---|
| Windows | Internet Explorer (and other browsers that support Internet Explorer ActiveX controls and plug-ins) | 11.1.102.55 |
| Firefox, Mozilla, Netscape, Opera (and other plugin-based browsers) | 11.1.102.55 | |
| Chrome | 11.1.102.55 | |
| Macintosh - OS X | Firefox, Opera, Safari | 11.1.102.55 |
| Chrome | 11.1.102.55 | |
| Linux | Mozilla, Firefox, SeaMonkey | 11.1.102.55 |
| Chrome | 11.1.102.55 | |
| Solaris | Mozilla | 11.1.102.56 |
Download








0 comments:
Poskan Komentar
Apa pun tanggapan kamu. Silahkan tulis pada bagian komentar dibawah ini. Ga perlu ragu-ragu..!! Aku berusaha menanggapi secepatnya. Terima kasih atas kunjungannya.